Quantcast

avatar
Created by : PilkadaJambi
Starred 3,445 x

Pilkada Jambi 2015

Jambi Kabupaten di Jambi Kota di Jambi Daftar pembagian administratif IndonesiaJarak yang jauh dari kampung halaman tak membuat yang dari Jambi di mana mana kehilangan akal untuk berkontribusi positif terhadap Jambi Kabupaten Kota Pusat pemerintahan: Kota Jambi Batanghari  • Bungo  • Kerinci  • Merangin  • Muaro Jambi  • Sarolangun  • Tanjung Jabung Barat  • Tanjung Jabung Timur  • Tebo Lambang Provinsi Jambi Jambi  • Sungaipenuh

Sepalet Kilas Balik Kegiatan Gwe Lamo:

 

Lubuk Beringin, Desa Adat Berbasis Kearifan Lokal

 

Arsip http://www.reddplus.go.id/berita/fitur/2395-lubuk-beringin-desa-adat-berbasis-kearifan-lokal

 

William Sabandar, Deputi bidang Operasi BP REDD+, (keempat dari kiri) bersama Bupati serta Wakil Bupati Bungo, dan Hasan Basri Agus, Gubernur Jambi (ketujuh dari kiri) secara simbolis sedang menuang benih ikan ke lubuk larangan Lubuk Beringin, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, pada 4 Desember 2014. Seremoni sebagai bagian dari dukungan atas pengelolaan hutan desa dan kampung berbasis kearifan lokal di Lubuk Beringin. (Foto: Leo Wahyudi S)

 

 

 

William Sabandar, Deputi bidang Operasi BP REDD+, (keempat dari kiri) bersama Bupati serta Wakil Bupati Bungo, dan Hasan Basri Agus, Gubernur Jambi (ketujuh dari kiri) secara simbolis sedang menuang benih ikan ke lubuk larangan Lubuk Beringin, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, pada 4 Desember 2014. Seremoni sebagai bagian dari dukungan atas pengelolaan hutan desa dan kampung berbasis kearifan lokal di Lubuk Beringin. (Foto: Leo Wahyudi S)

 

Kenyataannya, semua warga di Desa Lubuk Beringin mahfum dengan kearifan lokal tersebut. Tak seorang pun berani melanggar aturan adat, termasuk mengambil ikan di lubuk larangan. Lubuk itu berupa sungai berair jernih yang membelah Dusun Lubuk Beringin. Sungai itu mengalir tenang tak terusik. Sungai itu menjadi rumah bagi ikan-ikan semah untuk berkembangbiak.

 

 

 

"Ini semua kesepakatan adat. Semua orang sudah tahu bahwa ikan di lubuk larangan tidak boleh diambil sembarangan," kata Damsir, salah satu tokoh masyarakat Lubuk Beringin dan pegiat lingkungan dari KKI Warsi. Ikan di lubuk larangan hanya boleh diambil pada saat-saat tertentu yang disepakati secara adat. Tujuannya pun hanya untuk pesta adat, acara bersama masyarakat. Saat ini ada sekitar 194 lubuk larangan dan 24 tempat pembenihan ikan secara alami di Provinsi Jambi.

 

 

 

Tak hanya lubuk larangan, desa terpencil 45 kilometer sebelah barat Kota Muarabungo ini juga menyimpan banyak kekhasan yang lahir dari kearifan lokal. Lubuk Beringin menjadi desa yang memiliki hutan desa pertama pada 30 Maret 2009. Luasnya 2.356 hektar.

 

 

 

Berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 109/Menhut-II/2009 tentang Penetapan Areal Kerja Hutan Desa Pada Kawasan Hutan Lindung Bukit Panjang Rantau Bayur, hutan desa itu seluas 2.356 hektar. Kemudian, Gubernur Jambi juga telah mengeluarkan Keputusan No. 124/2009 yang diserahkan langsung kepada masyarakat Lubuk Beringin dan diterima kelompok Ndendang Hulu Sako Batang Buat. Merekalah kelompok pengelola Hutan Desa Ndendang Hulu Sako. Artinya, mereka menjadi penjaga wilayah hulu anak Sungai Batang Buat. “Yang penting bukan status, tetapi substansi bahwa hutan desa menjadi sebuah resolusi konflik. Hutan desa menjadi konsep konservasi ekosistem Bujangrabu (Bukit Panjang Rantau Bayur),” kata Rakhmat Hidayat, Asisten Deputi Badan Pengelola REDD+, yang sudah lebih dari 20 tahun mendampingi masyarakat di Sumatera.

 

Pengelolaan hutan desa ini selama 35 tahun dan masih dapat diperpanjang. Pola pengelolaannya berlindung di bawah pemerintahan desa yang dijalankan secara adat. Tak heran jika sejak 2013, Pemerintah Provinsi Jambi menetapkan Desa Lubuk Beringin menjadi desa perintis sebagai desa adat berbasis kearifan lokal.

 

 

 

Hutan desa ini ditanami dengan agroforestri kompleks atau secara multikultur. Tanamannya beragam untuk menjamin keberlangsungan ekonomi dan penghidupan bagi 89 Kepala Keluarga atau sekitar 331 jiwa di Desa Lubuk Beringin. Sumber komoditas utama masyarakat Lubuk Beringin adalah karet. Selain itu, masyarakat juga menanam padi, kayu manis, duku, durian, cempedak, petai, jengkol sebagai tanaman sela.

 

 

 

"Lima tahun lalu kami pernah mendapat tawaran untuk menanam kelapa sawit. Tapi pemerintah desa menolak, karena tanah akan rusak dan sungai menjadi dangkal. Kami pun tak mau," kata Damsir.

 

 

 

Sementara itu, William Sabandar, Deputi bidang Operasi BP REDD+, berkesempatan bertemu dengan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, Bupati Bungo Sudirman Zaini, Wakil Bupati Bungo Mashuri. Dalam kesempatan tersebut, William menegaskan komitmen BP REDD+ dengan memperkuat kerjasama dan memberikan dukungan terhadap praktik-praktik kearifan lokal yang sudah dijalankan di Provinsi Jambi. William juga mengingatkan akan pentingnya pengakuan masyarakat hukum adat sebagai bagian penting dari inisiatif REDD+.

 

Menanggapi hal ini, Gubernur Hasan Basri mengatakan bahwa mekanisme pengakuan masyarakat hak adat ini memerlukan peraturan gubernur. "Kalau sudah ada (peraturan gubernur) itu, maka kita akan menjadi provinsi pertama (yang mengakui masyarakat hukum adat)," kata Hasan Basri optimis. Namun Gubernur menegaskan bahwa yang terpenting adalah kesadaran masyarakat, bukan aturannya.***

Other maps in list : @

Related List/Map
This map in list
@
List With Similar Category by PilkadaJambi
@ | Popular map by PilkadaJambi
Pilkada Jambi 2015
Latest Map by this user